Salju turun di Gurun Sahara. Salju tersebut menutupi bukit-bukit pasir dengan ketebalan 40 cm
Salju awalnya turun di kota Aljazair Ain Sefra terhadap Minggu (7/1) prematur hari. Perihal ini membagikan kesempatan kepada anak-anak buat beradu laju satu setara lain menuruni lereng. Namun, naiknya suhu mengakibatkan salju kembali meleleh terhadap siang hari
Ini merupakan ketiga kalinya dalam 40 tahun terakhir, salju turun di kota yang diketahui sebagai "The Gateway to the Desert"
Pada 1979, badai salju yang terjadi setengah pukul sempat menghentikan lantas lintas. Dua tahun yang lalu, salju sempat bertahan sepanjang satu hari, serta kota ini kembali merasakan hujan salju terhadap tahun lalu
"Salju di Sahara merupakan Perihal yang tak biasa tetapi pernah kita dengar sebelumnya", jelas juru bicara Met Office menyebutkan kepada The Independent
"Sepertinya foto wilayah bersalju diambil di wilayah yang lebih tinggi di utara wilayah ini, menuju wilayah Atlas, jadi tak mengejutkan bila area itu akan merasakan hujan salju bila kondisinya benar," lanjutnya
"Dengan keadaan di Eropa terhadap saat ini, yang sudah merasakan cuaca dingin sepanjang akhir pekan, dorongan udara dingin ke wilayah selatan akan membawa salju itu," paparnya lagi
Ain Sefra, yang didirikan terhadap tahun 1881 sebagai kota garnisun Prancis, merasakan suhu kurang lebihnya di atas 37C di musim panas serta mencapai rekor terendah -10,2C di musim dingin
http://www.tribunnews.com/sains/2018/01/10/salju-kembali-turun-di-perbukitan-gurun-sahara-peristiwa-ketiga-dalam-40-tahun

No comments:
Post a Comment